Senin, 31 Desember 2012

tawasul dengan janggut sayyidina abu nakar ash-shiddiq


التوسل بلحية سيدنا أبي بكر رضي الله عنه
ذكر الإمام اليافعي في روض الرياحين ونقل عنه القسطلانى في المواهب ، وقال الزرقانى في شرح المواهب 3 ص 157 ، عن أبي بكر الصديق رضي الله عنه انه قال :
بينما نحن جلوس بالمسجد وإذا نحن برجل أعمى قد دخل علينا وسلم فرددنا عليه السلام وأجلسناه بين يدي النبي صلى الله عليه وسلم فقال : من يقضيني حاجة في حب النبي صلى الله عليه وآله وسلم ؟ فقال أبوبكر رضي الله عنه : ما حاجتك يا شيخ ؟ فقال : إن لي أهلا ولم يكن عندي ما نقتات به ، واريد من يدفع لنا شيئا نقتات به في حب رسول الله صلى الله عليه وآله . قال فنهض أبوبكر الصديق رضى الله عنه وقال : نعم أنا أعطيك ما يقوم بك في حب رسول الله صلى الله عليه وسلم . ثم قال : هل من حاجة اخرى ؟ فقال : نعم إن لي ابنة اريد من يتزوج بها في حياتي حبا في محمد صلى الله عليه وسلم فقال أبوبكر رضي الله عنه : أنا أتزوج بها في حياتك حبا في رسول الله صلى الله عليه وسلم هل من حاجة اخرى ؟ فقال : نعم اريد أن أضع يدي في شيبة أبي بكر الصديق رضي الله تعالى عنه حبا في محمد صلى الله عليه وسلم . فنهض أبوبكر رضي الله عنه ووضع لحيته في يد الاعمى وقال : امسك لحيتي في حب محمد صلى عليه وسلم .

tawassul dengan janggut Sayidina Abubakar ra.

telah menyebutkan Imam al-yafi'i di dalam kitab ''Raudho riyahin'' dan telah menuqil darinya Al-Qasthalaniy didalam kitab ''Mawahib'', dan telah mengatakan Az-Zarqaniy didalam syarah al-mawahib juz 3 halaman 157, dari Abu bakar ash-Shiddiq, bahwasannya beliau berkata:

ketika kami sedang duduk di masjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki buta dan mengucapkan salam, maka kami menjawab atasnya salam, lalu kami dudukkan dia di hadapan Nabi saw, kemudian laki-laki itu berkata: siapa yang bisa memenuhi hajatku demi kecintaan kepada Nabi saw?

maka sayidina Abubakar berkata: apa hajatmu wahai orang tua?

syaikh itu menjawab: sesungguhnya aku memiliki keluarga, dan tidak ada padaku sesuatu yang bisa aku makan, dan aku menginginkan ada orang yang memberikan kepada kami sesuatu yang bisa kami makan, demi kecintaan kepada Rasulullah saw dan keluarganya.

maka sayidina Abubakar bangkit dan berkata: tentu aku akan memberimu sesuatu yang bisa engkau makan dengannya, demi kecintaan kepada Rasulullah saw.

lalu sayidina Abubakar bertanya:''apakah ada hajat yang lain''?
orang tua itu berkata: iya, sesungguhnya aku memiliki anak perempuan, dan aku menginginkan seseorang menikahinya diwaktu hidupku, karna kecintaan kepada Nabi Muhammad.

maka sayidina Abubakar menjawab: aku akan menikah dengan anak perempuanmu di waktu hidupmu,karna kencintaan kepada Rasulullah saw.

sayidina Abubakar bertanya:''apakah ada hajat yang lain''?

orang tua itu berkata: iya, aku ingin meletakan tangan di Uban Abubakar ash-shiddiq. karna kecintaan kepada Nabi Muhammad saw.

maka bangkit sayidina Abubakar dan meletakkan janggutnya di tangan orang tua yang buta tsb. dan berkata: peganglah janggutku demi rasa cinta kepada Nabi Muhammad.

قال: فقبض الاعمى بلحية أبي بكر الصديق رضي الله عنه وقال : يا رب أسألك بحرمة شيبة أبي بكر ألا رددت علي بصري .
قال : فرد الله عليه بصره لوقته ، فنزل جبريل عليه السلام على النبي صلى الله عليه وسلم وقال : يا محمد السلام يقرئك السلام ، ويخصك بالتحية والاكرام ، ويقول لك : وعزته وجلاله لو أقسم علي كل أعمى بحرمة شيبة أبي بكر الصديق لرددت عليه بصره ، وما تركت على وجه الارض أعمى ، وهذا كله ببركتك وعلو قدرك وشأنك عند ربك

lalu orang tua buta itu menggenggam janggut sayidina Abubakar ash-Shiddiq ra. dan berkata: Yaa Rabb, aku memohon kepadamu dengan kemulian uban abu bakar, agar engkau mengembalikan pengelihatanku.

lalu Allah mengembalikan pandangannya langsung diwaktu itu. kemudian Malaikat Jibril turun kepada Nabi saw. dan berkata: ''Wahai Muhammad, As-Salam (Allah) menyampaikan salam kepadamu, dan mengkhususkanmu dengan penghormatan dan kemulian, dan berfirman untukmu, demi kemulian dan kebesaranNya, jika bersumpah setiap orang buta dengan kemulian uban Abubakar Ash-Shiddiq, sungguh aku akan mengembalikan pengelihatannya, dan tidak aku tinggalkan di atas bumi satupun orang buta, dan ini semua karna keberkahanmu dan tingginya kedudukanmu dan keadaanmu di sisi Tuhanmu.

syair 2 pintu makam nabi



Ini 4 gambar dari 2 tiang pintu MAKAM NABI sholollohu alaihi wa sallam yang sempat saya foto dengan perangkat dan waktu yang berlainan lalu saya kumpulkan jadi satu sehingga KALIGRAFI tersebut tersusun dan terbaca dua buah bait syair yang berbunyi:


يا خير من دفنت في القاع أعظمـه # فطاب من طيبهـن القـاع والأكـم

نفسي الفـداء لقبـر أنـت ساكنـه # فيه العفاف وفيـه الجـود والكـرم


Wahai manusia terbaik yang jasadnya dikebumikan dilembah ini alangkah agungnya dia # Menjadi harumlah tanah dan bukit karenanya

Jiwaku menjadi tebusan bagi kubur yang engkau tempati# Di dalamnya ada kesucian, kemurahan, dan kemuliaan

19 huruf

19 huruf بِسْمِ اللهِ الرَحْمٰنِ الرَحِيْمِ


Alhabib Munzir Almusawa

19huruf, terpadu dari 19 huruf, dan 19 huruf ini juga diriwayatkan dalam tafsir Imam Qurtuby, bahwa ini menunjukan jumlah kaum Hawariyyin, orang orang yang mendukung Nabiyallah 'Isa 'alaihishsholatu wassalam di masa itu maksudnya بِسْمِ اللهِ الرَحْمٰنِ الرَحِيْمِ

19 huruf itu isyarah bagi orang orang nasrani bahwa Allah mengetahui berapa yang menolong Nabiyallah 'Isa 'alaihishsholatu wassalam, yaitu 19 orang Hawariyyiin yang disebut dalam firman Allah subhanahu wa ta'ala

قَالَ عِسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلحَوَارِيِّنَ مَنْ أَنْصَارِيْ إِلَى اللهِ قَالَ الحَوَارِيُّوْنَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللهِ...........

itu 19 orang, lalu berkata Nabiyallah 'Isa, "maukah diantara kalian berkorban? ia nanti wajahnya seperti wajahku dan ia akan dihukum mati dan kujanjikan baginya surga", kemudian satu maju dari 19, maka ketika mereka ingin menangkap Nabiyallah 'Isa, (dalam riwayat Imam Qurtuby dan Imam Thabrany dalam tafsirnya), disaat itu Allah secepatnya mengangkat Nabiyallah 'Isa ke langit, diangkat oleh Allah subhanahu wa ta'ala,

وَمَا قَتَلُوهُ وَ مَا صَلَبُوْهُ وَلٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ

Nabiyallah 'Isa tidak dibunuh dan tidak disalib, akan tetapi satu orang wajahnya dirubah oleh Allah mirip dengan Nabiyallah 'Isa, dalam Tafsir Imam Qurtuby dan Thabrany mengatakan itu adalah salah satu dari kaum Hawariyyin, mereka tidak percaya, ketika Hawariyyun mengatakan bahwa "itu bukanlah Nabiyallah 'Isa akan tetapi itu salah satu dari kami," maka dihitung jumlahnya ternyata jumlah mereka 18, satu tidak ada kemana? sudah dirubah oleh Allah wajahnya mirip Nabiyallah 'Isa ibn Maryam 'alaihishsholatu wassalam, oleh sebab itu,
بِسْمِ اللهِ الرَحْمٰنِ الرَحِيْمِ
itu 19 huruf

hikayat juraij


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ جُرَيْجٌ كَانَ يَتَعَبَّدُ فِي صَوْمَعَتِهِ فَأَتَتْهُ أُمُّهُ ذَاتَ يَوْمٍ فَنَادَتْهُ فَقَالَتْ أَيْ جُرَيْجُ أَيْ بُنَيَّ أَشْرِفْ عَلَيَّ أُكَلِّمْكَ أَنَا أُمُّكَ أَشْرِفْ عَلَيَّ قَالَ أَيْ رَبِّ صَلَاتِي وَأُمِّي فَأَقْبَلَ عَلَى صَلَاتِهِ ثُمَّ عَادَتْ فَنَادَتْهُ مِرَارًا فَقَالَتْ أَيْ جُرَيْجُ أَيْ بُنَيَّ أَشْرِفْ عَلَيَّ فَقَالَ أَيْ رَبِّ صَلَاتِي وَأُمِّي فَأَقْبَلَ عَلَى صَلَاتِهِ فَقَالَتْ اللَّهُمَّ لَا تُمِتْهُ حَتَّى تُرِيَهُ الْمُومِسَةَ وَكَانَتْ رَاعِيَةً تَرْعَى غَنَمًا لِأَهْلِهَا ثُمَّ تَأْوِي إِلَى ظِلِّ صَوْمَعَتِهِ فَأَصَابَتْ فَاحِشَةً فَأُخِذَتْ فَحَمَلَتْ وَكَانَ مَنْ زَنَى مِنْهُمْ قُتِلَ قَالُوا مِمَّنْ قَالَتْ مِنْ جُرَيْجٍ صَاحِبِ الصَّوْمَعَةِ فَجَاءُوا بِالْفُؤُوسِ وَالْمُرُورِ فَقَالُوا أَيْ جُرَيْجُ أَيْ مُرَاءٍ ثُمَّ قَالُوا انْزِلْ فَأَبَى وَأَقْبَلَ عَلَى صَلَاتِهِ يُصَلِّي فَأَخَذُوا فِي هَدْمِ صَوْمَعَتِهِ فَلَمَّا رَأَى ذَلِكَ نَزَلَ فَجَعَلُوا فِي عُنُقِهِ وَعُنُقِهَا حَبْلًا وَجَعَلُوا يَطُوفُونَ بِهِمَا فِي النَّاسِ فَوَضَعَ أُصْبُعَهُ عَلَى بَطْنِهَا فَقَالَ أَيْ غُلَامُ مَنْ أَبُوكَ قَالَ أَبِي فُلَانٌ رَاعِي الضَّأْنِ فَقَبَّلُوهُ وَقَالُوا إِنْ شِئْتَ بَنَيْنَا لَكَ الصَّوْمَعَةَ مِنْ ذَهَبٍ وَفِضَّةٍ قَالَ أَعِيدُوهَا كَمَا كَانَتْ

dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada masa bani Isra`il terdapat seorang laki-laki yang bernama Juraij, ia adalah seorang hamba yang tekun beribadah di tempat peribadatannya, maka pada suatu hari ibunya datang kepadanya dan memanggilanya seraya berkata; 'Wahai Juraij, wahai anakku, mendekatlah kepadaku, aku ingin berbicara kepadamu, ini aku ibumu, mendekatlah kepadaku, ' maka Juraij berkata; 'Wahai Tuhanku, apakah aku harus meneruskan shalatku atau aku menemui ibuku, ' akhirnya Juraij meneruskan shalatnya. Kemudian ibunya kembali kepadanya dan memanggilnya berulang kali seraya berkata; 'Wahai Juraij, wahai anakku, mendekatlah kepadaku, ' tetapi Juraij berkata; 'Wahai Tuhanku, apakah aku harus meneruskan shalatku atau aku menemui ibuku, ' akhirnya ia meneruskan shalatnya, hingga ibunya berkata; 'Ya Allah jangan Engkau wafatkan dia hingga ia mendapatkan fitnah dari seorang pezina.' maka ada seorang wanita yang menggembala kambing keluarganya lalu dia berteduh di tempat peribadatan Juraij, kemudian wanita tersebut melakukan perbuatan keji, lalu ia di tangkap dan ia hamil, hukum yang berlaku diantara mereka adalah siapa yang saja berzina akan dibunuh. Maka dikatakan kepada wanita tersebut; 'Dengan siapa kamu berzina? ' ia berkata; 'Dengan Juraij sang penghuni tempat peribadatan, ' maka orang-orang datang kepada Juraij dengan membawa kapak dan tali, mereka berkata; 'ahai Juraij, wahai orang yang banyak bicara, ' kemudian mereka berkata lagi; 'Turunlah kamu, ' tetapi Juraij enggan dan ia masih terus melanjutkan shalatnya, hingga orang-orang mengahancurkan tempat peribadatannya, tatkala Juraij melihat itu iapun turun, lalu orang-orang mengikat lehernya dan leher wanita yang berzina kemudian mengarak keduanya di depan orang banyak, lalu Juraij meletakkan jarinya pada perut wanita yang berzina tersebut seraya berkata; 'Wahai bayi, siapa ayahmu? ' bayi itu berkata; 'Ayahku adalah seorang pengembala kambing, ' akhirnya orang-orang mencium Juraij dan mereka berkata; 'Jika kamu berkehendak kami akan membangun lagi tempat peribadatanmu dari emas dan perak, ' tetapi Juraij menjawab; 'Kembalikan tempat beribadahku seperti sedia kala."

hikayat syaikh Ajalsari